Jumat, 28 November 2008

J-rocks

J-Rocks adalah band yang berdiri pada tahun 2003 dengan personil Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum). Aliran band mereka adalah musik Japanese pop/rock. Salah satu album berjudul Topeng Sahabat pada tahun 2005 dan mengisi dua lagu di album OST Dealova yaitu “Into the Silent” dan “Serba Salah”. Saat ini mereka dinaungi oleh label Aquarius Musikindo.Banyak fans fanatik band Jepang L’Arc~en~Ciel di Indonesia yang menuding bahwa dalam membuat lagunya, J-rocks meniru lagu-lagu L’Arc~en~Ciel. Sangat wajar bila beberapa lagu J-rocks mirip dengan lagu-lagu Laruku karena J-rocks memang terinspirasi oleh band yang satu ini.[ rujukan?] Dan juga J-Rocks terinspirasi oleh Muse. Dan dapat di dengar dari bass nya yang mengagumkan Pencinta J-Rocks biasa disebut J-ROCKSTARS.
Pada album keduanya, Spirit, J-Rocks memasukkan bermacam-macam beat dan aliran musik seperti Rock ‘n Roll (Juwita Hati), Waltz/ Victorian (Tersesal), Blues, Classic, dan masih banyak lagi. di album ini J-Rocks juga menampilkan Prisa gitaris.com.Para personel J-Rocks mempunyai taste dan selera yang beragam dalam bermusik, dan selalu berusaha memaksimalkan performa mereka dalam setiap aransemen maupun improvisasi mereka di panggung.


Album Topeng Sahabat
Lepaskan Diriku
Kuingin Kau Untukku
Entah Bagaimana
Into The Silent
Topeng Sahabat
Ceria
Cahayamu
Berharap Kau Kembali
Selamat Tinggal Kekasihku
Mestinya Ku Akhiri Semua
Kono Mune Ni



Album Spirit
Cobalah Kau Mengerti
Spirit
Juwita Hati
Tersesal
Kau Curi Lagi feat. Prisa
Saatnya Kau Bicara
Mestinya Kau Tahu
PDKT
Aku Harus Bisa
Semakin Sendiri

kenapa J-rocks di bilang mirip L'arc~en~ciel:....

ada banyak komentar dari para j-freak pas gue baca forum tentang j-music.tapi anehnya,mereka malah banyak ngomentarin musik pribumi sendiri yaitu J-ROCKS.ada yang bilang,J-rocks mencoba memulai mempromosikan musik jepang di indonesia dan akhirnya mereka mengusung gaya L'arc~en~ciel di album "topeng sahabat"nya.beberapa lagu memang terasa banget ngikutin laruku.Pas pertama gue denger,gue g percaya kalo mereka itu ngusungin gayanya laruku banget.Tapi kalo di denger sering2,lagunya emank mirip bgt,hehehe...(dasar edan).bukan cuma laruku yang gayanya di usung ama J-Rocks,tapi band yang jadi OST samurai X,yaitu "jUDY AND MARY" juga jadi korban pladiat-nya j-rocks di lagu "serba salah" yang di copy dari lagunya judy and mary "sobakasu".dari sisi skill personel,emank j-rocks ga kalah menggigit dari laruku atau judy and mary.Vocal-nya Iman sang vocalis berkarakter "hyde" banget,alias mirip bgt.Skill nya wima g usa diraguin lagi.Bassist lulusan SMU 39 ini punya skill yang g kalah ngejreng dari bassist2 indo yang laen,tapi cuma aliran musik yang ngebedain.Belom lagi Sony sang gitaris,weleh....keren dah.Harmonisasi melody dan perubahan suara di effect ngebikin lagu makin enak di denger.Padahal jarang loh ada gitaris yang bisa ngegabungin suara effect di beberapa lagu alis gonta ganti suara effect.Ngomongin soal drummer,Anton yang sekarang tampil garang double pedals plus single bass.coba liat dibeberapa live-nya j-rocks.contoh di lagu "into the silent",wedew....si anton main udah kaya apaan tau deh gue...yaah..gitu aja deh pembahasan gue kali ini ttg pladiatnya j-rocks,laen kali kita sambung lgi kalo gue sempet...(gaya)

Kamis, 27 November 2008

Lyla Band

Lyla, Band ini merupakan pendatang baru, tetapi wajah lama. Maklum, band ini sempat berganti nama dan akhirnya memilih nama Lyla saja. Seperti kebanyakan band yang bermunculan, band yang beranggotakan Indra Perdana (vokal), Fare (gitar), Dharma (keyboard), Dennis (bass), dan Amec (drum) ini mengusung pop-rock.
membuat sebuah lagu yang menarik memang bukan semudah membalik telapak tangan, lagu dari lyla mantan kekasihku ini menarik juga setelah lagu yang mereka keluarkan dengan hit nya tak kan jera feat marvell. ini dia lagu dari lyla
SUSAH berhenti memang, kalau sudah bermusik sejak lama, kemudian berhasil masuk rekaman. Yang ada, meski kemudian belum tentu sukses, mereka menyatakan diri ‘berani hidup dari musik.’ Sebuah pernyataan yang berani sekali.Mungkinkah itu yang meyakinkan band baru bernama LYLA ini untuk memutuskan berani berkiprah di industri musik yang “kejam” untuk pendatang baru ini? Entahlah, tapi melihat perjalanannya, band yang awalnya sempat bernama Mahameru Band ini, termasuk jatuh bangun meniti karir. Wajar saja, mereka sudah eksis ngeband sejak tahun 2001 silam.
Seperti biasa, Indra Perdana [vokal], Fare Adinata [gitar], Dharma [kibord], Dennis Rizky [bass] dan Amec Jen Aris [drum] adala anak-anak muda yang sepakat bersama lantaran punya kebersamaan hobi ngeband. Dalam perjalanannya, mereka memang tak selalu satu kata, tapi kebersamaan itulah yang membuat mereka bertahan.
Indra Perdana misalnya. Cowok yang kerap dipanggil Naga ini adalah runner-up Cilapop I 2005 silam. Malah sempat masuk dalam kompilasi rilisan salah satu label lewat lagu ‘Aku di Sampingmu’. Nggak cuma itu, Sinaga ini juga jadi bintang iklan salah satu rokok di televisi.
Ketika akhirnya band yang mereka jadikan “rumah” mendapat kesempatan rekaman, rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan. Album perdananya ‘YANG TAK TERLUPAKAN’ menjadi pembuktian lima anak muda dari Jakarta ini.
Tak perlu repot memainkan skill yang ribet, mereka memilih bermain-main di area aman, pop easy-listening. Saingannya ribuan sih, tapi siapa tahu ada yang beruntung nancep di kuping penikmat musik? Apalagi single ‘Takkan Ada’ dengan nuansa vintage, didapuk jadi track yang siapa tahu “mengganggu” industri pop. Masih kuat menerima band baru? Terimalah LYLA…

Senin, 24 November 2008

Koil band

Category:Music
Genre: Hard Rock & Metal


"For promotional use only" saya senang membaca tulisan itu hehe...Promo kit dari Koil ini terbungkus dalam kemasan kotak DVD. Sampul depannya bertuliskan god.incorporated presentation dan di bawahnya terdapat lambang Koil. Dalam kotak ini terdapat dua buah CDR. Pertama promo CDV berisikan video-video Koil, yakni "Mendekati Surga", "Kita Dapat Diselamatkan", "Dosa ini Tak Akan Berhenti", "Hiburan Ringan Part Two". Sedangkan CD kedua berisi promo CD dengan lagu "Dosa ini Tak Akan Berhenti", "Mendekati Surga", "Lagu Hujan", "Hiburan Ringan Part One", "Hiburan Ringan Part Two", "Kita dapat diselamatkan", "Rasa Takut adalah Seni", "Dosa Hello Kitty Mix".Di dalamnya juga terdapat booklet berisi profil Koil dilatari foto-foto mereka saat di panggung. Sangat menyenangkan bisa melihat dan mendengar Koil lagi. Seperti nostalgia darah muda hahaha...Saya cukup lama menjadi penggemar mereka yang harus menunggu band asal Bandung ini beraksi kembali. Ternyata penantian saya baru terjawab sekarang ketika mereka merilis "Blacklight Shines On". Megaloblast menjadi perkenalan awal saya pada mereka. Saya tak mengerti (yah, mungkin tak peduli dengan terminologi indie saat itu. Saya hanya tahu musik mereka bagus. Ketika itu saya sedang menyukai Marilyn Manson, KMFDM, Schwein, Buck-Tick, Pierrot, X Japan, dan band visual kei Jepang. Saya cukup heran ada band yang berdandan ala gothic muncul. Apalagi ada /rif juga. Mungkin sedang tren pikir saya. Banyak pula band yang mendadak gothic walau musiknya tidak sejalan. Tapi, berbeda dengan Koil.Musik hingga imej mereka dalam videoklip yang saya baru saja saksikan seirama. Saya selalu menikmati video kreasi Cerahati yang menghadirkan warna-warna indah dan berbeda dari kebanyakan. Begitupula dengan keindahan videoklip Koil. Cerahati memberi kegilaan suasana saat Koil menjajah panggung legendaris zaman kejayaan underground Bandung. Venue yang selalu penuh dengan ribuan orang berdansa liar. Ah, saya rasa Anda pasti tahulah. Keunikan salju (yang hanya terjadi di Puncak Jaya) dirangkai warna-warna kelam dan dandanan sinting para personil Koil sungguh unik. Saya paling suka klip "Dosa ini Tak Akan Berhenti". Rambut Otong dililit dan wajahnya seperti dihiasi tusukan jarum. Wow, keren sekali itu yang mendandani! Ditambah potongan footage yang saling menimpa dengan warna yang memesona. Keren sekali Cerahati! Luv your works! Kalau CD-nya tak usah direview. Lagunya tak pernah basi untuk didengar ulang.
Awal mula terbentuknya Band ini:
Band underground dari Ujungberung memiliki prestasi yang tidak bisa dianggap enteng. Selain punya pasar di dalam negeri, lagu-lagu mereka juga pernah dirilis di luar negeri. Jasad band lagu-lagunya sempat dirilis di Amerika oleh sebuah label di Amerika. Sedangkan Forgotten albumnya dirilis di Jerman dan Eropa Timur. Adapun Burgerkill pernah mendapat penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2004 dengan menyabet kategori Best Metal Production untuk albumnya ”Berkarat”. Album ketiga Burgerkill, ”Beyond Coma and Despair”, dinobatkan menjadi salah satu dari 150 album sepanjang masa di Indonesia versi majalah Rolling Stone. Bagi yang tidak mengikuti dunia musik metal, mari kita berkenalan dengan band-band tersebut. Burgerkill yang mengusung musik hardcore dibentuk awal tahun 1995 oleh Eben, Kimung, dan almarhum Ivan. Mereka adalah teman satu sekolah di SMA Negeri 1 Ujungberung. Sampai sekarang, personel lama yang masih ada di Burgerkill tinggal Eben. Sempat dikontrak label besar Sony Music Indonesia, belakangan Burgerkill meninggalkan Sony karena tidak ada kesesuaian. Album-album Burgerkill kini ditangani label rekaman Revolt! yang didirikan Eben. Sedangkan Jasad diawaki oleh Man, Ferly, Yuli, dan Dani. Selain bermusik, Dani, penabuh drum Jasad, membuka studio band kecil-kecilan di rumahnya. Dani juga memberi kursus drum di rumahnya. Forgotten didirikan tahun 1994 dan salah satu pendirinya adalah Addy Gembel. Sampai sekarang, Forgotten sudah mengeluarkan empat album yang diproduksi sendiri. Agar karyanya bisa dinikmati orang banyak, Addy Gembel mengaku malah bekerja sama dengan para pembajak compact disc (CD). ”Semakin banyak dibajak semakin bagus. Bagi saya, ide itu gratis,” kata Addy. Selain membajak lagunya sendiri, seperti band-band lain Addy juga memasang lagu-lagunya di situs web. Dari situ lagu-lagu Forgotten bisa dengan mudah diunduh (download) oleh siapa saja yang masuk ke situs web Forgotten. Hal sama dilakukan oleh Burgerkill, Jasad, dan band-band lain. Bicara soal band rock/metal di Bandung pasti tidak bisa lepas dari Koil. Band electro metal ini juga lahir dari komunitas independen di Bandung, namun bukan berasal dari Ujungberung. Koil yang berdiri tahun 1993 ini diawaki oleh Leon, Doni, Ibrahim, dan Otong. Perusahaan minuman keras Jack Daniel’s menggandeng Koil untuk dijadikan ikon produknya. Menurut Otong, Koil ketika itu membutuhkan biaya untuk mempromosikan albumnya. Sahabat Kalau disimak, band-band metal di Bandung rata-rata sudah eksis sejak belasan tahun. Selain bermain band, mereka juga bekerja sama membuka bisnis yang biasanya berlandaskan kepercayaan. Menurut Gustaf, seniman yang juga mengelola Commonroom Foundation, hal itu disebabkan karena hubungan antarpersonel band itu sudah terjalin sejak mereka masih remaja. ”Mereka punya semangat untuk maju bersama dengan teman masa kecil,” kata Gustaf. Personel Koil, misalnya, sudah berteman sejak mereka masih duduk di bangku SMP. Selain band, Otong dan Leon lalu membuka kantin di samping Distro God Incorporated, yang juga dimiliki oleh Otong. Leon yang drummer ternyata jago memasak mulai dari nasi goreng hingga ayam rica-rica. Persahabatan Addy dengan teman-temannya di Forgotten juga terjalin semenjak mereka SMP dan SMA. Demikian juga dengan Ameng dan Abah dari Disinffected. Perusahaan sablon Melted Print yang dijalankan Ameng dan Abah semua karyawannya adalah teman-teman mereka. Lapangan kerja yang dibuka Eben Burgerkill juga menampung teman-teman Eben di Ujungberung. Selain bermusik, Eben juga mengelola usaha sablon, dapur rekaman, studio musik, dan perusahaan periklanan.
Biography:....
  • Donnyantoro (Doni)Guitar, harp, violin, percussion, programming, effects.Date of BirthAugust 3, 1974InfluencesDavid Bowie, Pink Floyd, Black Sabbath, Sigue Sigue Sputnik
  • J.A. Verdijantoro (Otong)Vocals, guitar, bagpipesDate of BirthJune 24, 1972InfluencesPink Floyd, Rush, Sirkus Barock, Black Sabbath
  • Ibrahim Nasution (Imo)Drum, percussion, keyboard, digital programmingDate of BirthMarch 16, 1976InfluencesDavid Bowie, Pink Floyd, Pantera, Rammstein, Smashing Pumpkins
  • Leon RayDrums, percussion, keyboard, digital programmingDate of BirthApril 14, 1974InfluencesPink Floyd, Rush, Sirkus Barock, Black Sabbath

DISCOGRAPHY:...
• Mini-album "Demons From Nowhere" Sold 5,000 copies(OMU Records, 1994)
• Album "Koil"Sold 25,000 copies(Project Q, 1996)
• Single Dengekeun AingFrom "Indonesia Best Alternative"compilation(Target Pro & Aquarius, 1997)
• Single Tidak BerartiSampler from Ripple Magazine(Spills Records, 1999)
• Single Dosa (remix)From "Ticket To Ride" compilation(Spills Records, 2000)
• Mini-album "Caligula"Sold 45,000 copies(Apocalypse Rekords, 2001)
• Album "Megaloblast" Sold 55,000 copies (Alfa Records, 2002)
• Single Untuk Kemenangan KamiFrom "Viking" compilation(Viking Records, 2002)
• Singles Hiburan Ringan Part I andHiburan Ringan Part IIFrom "12:00 AM" soundtrack(Explosive Records, 2005)



Kamis, 20 November 2008

Peterpan

Peterpan
Grup
Bandung, Jawa Barat

Biografi :
Grup musik Peterpan dibentuk di Bandung, Jawa Barat dengan enam orang personel, masing-masing Nazril Irham alias Ariel (vokal), Mohammad Kautsar Hikmat alias Uki (gitar), Ilsyah Ryan Reza (drum), Loekman Hakim (gitar), Andika Naliputra Wirahardja (keyboard), dan Indra (bass). Namun pada November 2006, dua anggotanya, Andika dan Indra dipecat dari grup musik tersebut. Perpecahan ini dipicu adanya perbedaan prinsip kreativitas, sementara Ariel mengungkapkan telah ada masalah sejak peluncuran album pertama, Taman Langit. Bahkan Andika dan Indra juga mengaku sudah keluar dari Peterpan sejak 8 Oktober 2006.Album-album Peterpan di antaranya, TAMAN LANGIT, BINTANG DI SURGA, VIDEO KARAOKE PETERPAN-SAHABAT PETERPAN dan OST. ALEXANDRIA, selain itu juga dalam waktu dekat Peterpan akan merilis album terbaru.Grup band yang terkenal dengan lagu Ada Apa Denganmu, Topeng dan Kukatakan Dengan Indah itu, juga pernah dirundung masalah saat vokalisnya dituduh menghamili perempuan bernama Sarah Amalia dan tidak bersedia bertanggung jawab. Persoalan itu terbantah setelah Ariel menikahi perempuan tersebut dan memiliki anak perempuan, Alleia Anata, meski kemudian mereka bercerai.Mei 2007, Peterpan meluncurkan album bertajuk HARI YANG CERAH yang akan didistribusikan di Indonesia dan Malaysia.Selang setahun, tepatnya bulan Agustus 2008, Peterpan merilis album THE BEST OF - SEBUAH NAMA SEBUAH CERITA. Album ini menjadi album terakhir bagi Ariel, Uki, Reza, dan Lukman dalam naungan nama Peterpan.Pergantian nama ini sebagai bagian dari perjanjian hengkangnya Andhika dan Indra.






Sheila On7

Sheila on Seven
Grup
Yogyakarta, 06 Mei 1996

Biografi :
Sheila on Seven (SO7) adalah salah satu grup musik populer Indonesia dengan personel Duta (Akhdiyat Duta Modjo, vokal), Eross (Eross Candra, gitar), Adam (Adam Muhammad Subarkah, bass), serta Brian (Brian Kresna Putro, drum). Grup yang berdiri di Yogyakarta, 6 Mei 1996 itu, awalnya bernama Sheila Gank yang diambil dari kata Sheila dari bahasa Celtic yang berarti musikal. Nama ini pun kemudian diubah menjadi On Seven, yang berarti tujuh tangga nada dalam musik.SO7 dalam perjalanan bermusik telah beberapa kali mengalami perubahan formasi. Pada Oktober 2004, Brian masuk menggantikan Anton yang dikeluarkan karena dianggap tidak disiplin. Kemudian pada Maret 2006, Sakti mundur untuk belajar di Pakistan.Album Sheila On Seven di antaranya, SHEILA ON 7 (1999), KISAH KLASIK UNTUK MASA DEPAN (2000), ANUGERAH TERINDAH YANG PERNAH KUMILIKI (2000), 07 DES (2002), OST. 30 HARI MENCARI CINTA (2003), PEJANTAN TANGGUH (2004), PRIA TERHEBAT (2004), JALAN TERUS (2005), dan 507 (2006).Terakhir Sheila on Seven merilis album MENENTUKAN ARAH (2008) yang dirilis di atas kereta jurusan Jakarta-Bandung.


Rabu, 19 November 2008

Matta Band

Biografi : Matta Band merupakan grup musik asal Bandung, yang dibentuk dan mulai populer pada tahun 2007. Personelnya terdiri atas Sunu (vokal), Dicki (gitar), Yudhi (keyboard), Igo (gitar), Stay (bass) dan Work (drum),Album pertamanya berjudul Ketahuan, Sumpah Mati, Playboy dirilis pada Juni 2007. Album ini berisi 10 track, di antaranya Sumpah Mati, Kau Raih dan Kau Lepas, Ketahuan, Tak Bertepi, Bersama Kita, Jatuh Cinta Lagi, Berakhir Dengan Pasti, Tersenyumlah, Penantian dan Bila Memang Harus.Lewat single-nya Ketahuan, Matta Band menjadi sangat populer dan berhasil merail penjualan cukup sukses untuk ukuran band pendatang baru. Bahkan nada sambung dari lagu tersebut mampu menduduki peringkat pertama sebagai nada sambung paling banyak digunakan pada beberapa operator seluler.
Biodata:

1.) Sunu (Vokalis) Nama Asli Sunu Hermaen lahir di Bandung 22 November 1980 sebagai anak ke 4 dr 5 bersaudara. Ayahnya seorang kontraktor yang menangani bebrapa perusahaan besar dan ibunya adalah ibu rumah tangga. Sunu mengenai musik sejak dberumur 3 tahun, waktu itu biasanya nyanyi diiringi gitar oleh pamannya, dan sejak kecil sunu selalu merekamnya dengan tape suaranya karena keluarganya suka dengan musik. Sunu lulusan D3 Management Unpad Bandung, dan sebelum gabung dengan MaTTa, sunu pun telah mempunyai beberapa Band yang sering maen di cafe - cafe di Bandung.

2.) Dicky (Gitar)Nama aslinya Dicky Yudha Handika, seperti personel MaTTa yng lain Diky pun pernah melanglangbuana dengan band lain sebelum gabung dengan MaTTa, Dicky lahir di Bandung, 17 Agustus 1980 sebagai sulung dr dua bersaudara, pasangan Gandie Reza dan Sri Yanuar seorang wiraswasta dan ibu rumah tangga.Menempuh pendidikan di SMPN 13, SMAN 12 Bandung dan kuliah di Unoad Jurusan Pertanian. sejak kecil diki suka maen musik terutama gitar. Diki pernah bergabung dengan Band 'junkhead' yang beraliran keras. Setelah lama berpacaran akhirnya Dicki mempersunting Ikha bulan Juli lalu.

3.) Igoy (Gitar)Salah satu personel MaTTa yang punya aliran seni dlm darahnya adalah Igoy, dengan nama asli nya Yogi Wargana, lahir sebagai anak ke 2 dari 3 bersaudara di Bandung, 26 Oktober 1978, menempuh pendidikan di SD Sukagalih, SMP 28 dan SMA 1 Bandung, sejak kecil igoy sudah dekat dengan gitar dan di ajarkan oleh ayahnya, Igoy sempat kuliah di Unjani jurusan Tekhnik Elektro, lalu ia kuliah di STBA Bandung lulus tahun 2000, kemudian ia pergi ke Jakarta sempat kuliah di IKJ, tapi tak lama igoy langsung kerja sebagai Ilustrator Musik di Radio Buying, Menteng Jakpus selama 6 tahun, setelah itu balik lagi ke Bandung dan bekerja di dua perusahaan advertising yaitu Altek dan Image Production.


4.) Stay ( Bass)Setia Permana, lahir di Bandung, 24 September 1986, sebagai bungsu dr 3 bersaudara dr orangtua yg sangat sibuk sekali sehingga stay lebih sering bersama babysitter. menempuh pendidikan di SD hidup baru, SMP BPI dan SMA PGII dan sekarang masih menuntut ilmu di Unisba jurusan Ilmu Komunikasi semester 7. Selain mahir memainkan bass, stay juga mahir memainkan drum dan gitar juga. Prestasi Stay menjadi kebanggaan orangtuanya dengan menjadi Basis Terbaik se-Bandung Raya dan juara 2 di ajang Festival Instrumen untuk kategori Bass tingkat Nasional se Yogyakarta.


5.) Woxx (Drum)Woxx dengan nama asli Yadi Bachman, lahir di Sumedang 1 Februari 1979 sebagai bungsu dr 4 bersaudara, menempuh pendidikan di SD Sumedang, SMP dan SMA 1 Sumedang dan kuliah di Jurusan Ekonomi Unpad Bandung. dengan semangat nge Band nya woxx mengikuti saran orangtuanya untuk kursus musik di hampir semua tempat kursus musik di bandung, sebelum dengan MaTTa, woxx pernah mempunyai 6 Band antara lain, On Friday, Wanda dan Canary, dengan Band yang terakhir ini woxx pernah rekaman dan melemparkan album kompilasi berjudul It's Rock or Never di bawah naungan EMI (2003)Woxx mempersunting Joice pada Agsutus 2007 kemarin.


6.) Yu-dee (Keyboard)lahir di Banjarmasin 1 Desember 1982 dengan nama asli Yudi Permana sebagai sulung dr 4 bersaudara, menempuh pendidikan di SD, SMPN 1 dan SMAN 1 Banjarmasin ini mulai nge band dr panggung ke panggung sejak SMA, pada tahun 1999-2000 yudee menjadi Keyboardis Terbaik di ajang Pagelaran Musik Remaja. setelah lulus SMA yudee merantau ke Bandung untuk lebih fokus dalam nge Band dan sambil kuliah di Unpas jurusan Akuntansi, sebelum dengan MaTTa yudee bergabung dengan band AfterFive dan manggung dr cafe to cafe.

Garasi Band


Tentang Garasi
Sebuah band yang lahir dari semangat, dedikasi, dan rasa cinta terhadap musik.
Semua orang yang ikut terlibat dalam proses musik GARASI akan serta merta sepakat bahwa kekuatan terbesar band ini ada di energi yang menyelimutinya.
Ketiga personil band GARASI yang sebelumnya tidak pernah bertemu ini, datang dari latar belakang dan aliran musik yang berbeda.
Komitmen yang tinggi dan rasa cinta terhadap musik membuat kekakuan itu tidak berlangsung lama. Selera musik yang berbeda-beda dari para personilnya, kemudian malah memperkaya nuansa musik yang mereka ciptakan.
Mereka adalah pemusik-pemusik muda berbakat yang mempunyai keinginan-keinginan sederhana. Keinginan untuk terus bermusik.
Dengan musiknya, GARASI ‘berteriak’ tentang keresahan, ketakutan, dan pemberontakan.


Profil:


Fedi “Aga” NurilMusisi/Band Favorit :“Rolling Stones! Gue pertama kali pengen bisa main musik gara-gara melihat Keith Richard main gitar.”Biografi:Lahir di Jakarta, 1 Juli 1982. Lulusan D3 Akuntansi UI ini sudah lama terjun ke bidang modeling. Setelah sempat menjadi bintang di beberapa iklan dan video klip, pada tahun 2004 ia mulai merambah ke dunia film. Film-film yang kemudian dibintanginya antara lain Mengejar Matahari dan Janji Joni. Tapi diam-diam ternyata Fedi mempunyai minat yang sangat besar terhadap musik. “Awalnya tuh gara-gara kakak gue pada ngeband semua, jadinya dari kecil gue emang suka udah suka sama musik. Tapi jadinya gini, selera musik gue rada-rada Rock&Roll 70’s gitu,” tutur Fedi. Penggemar The Beatles, Rolling Stones dan Elvis Presley ini pernah jadi ketua ekskul band waktu SMA dulu.


Ayu “Gaia” RatnaMusisi/Band Favorit :“My Chemical Romance. Aku suka banget sama musiknya, dan vokalisnya juga keren banget.”Biografi :Ayu mungkin tidak akan menyadari bakat musiknya apabila ia tidak dipaksa untuk mengikuti Lomba Gitar Tunggal di sebuah pentas seni. Saat itu perempuan kelahiran Magelang, 6 Maret 1985 ini masih menginjak bangku SD, dan ia hanya diberi waktu satu minggu untuk latihan. Namun ternyata, ia yang sebelumnya tidak pernah sama sekali belajar musik, malah berhasil mendapatkan juara kedua. Menginjak bangku SMP, penggemar musik Rock ini mulai mendirikan band dan aktif mengikuti festival-festival band yang ada di Magelang. Di awal tahun 2005, ia memutuskan untuk ikut dalam audisi Indonesian Idol. Ayu berhasil lolos ke 60 besar, namun harus tereliminasi di tahap berikutnya. Tapi ternyata hal ini justru membawa berkah bagi Ayu. Indra Lesmana (adik Mira Lesmana yang merupakan salah satu juri Indonesian Idol) meminta kakaknya untuk menemui Ayu karena ia dapat melihat bakat dalam diri Ayu. Ketika Mira Lesmana melihat hasil casting Ayu dan mendengar karakter vokalnya yang khas, tanpa ragu-ragu Ayu pun dipilih sebagai pemeran karakter GAIA di film GARASI.


Aries “Awan” BudimanMusisi/Band Favorit :“Dream Theater. Skill mereka dahsyat.”Biografi :“Manusia Pengembara Festival”, begitulah julukan yang pernah melekat di dirinya. Drummer yang lahir dan tinggal di Sukabumi ini memang sudah cinta mati dengan musik, dan sejak SMP sering mengikuti festival band yang ada di kotanya. Walaupun baru berumur 21 tahun, prestasi Aries di bidang musik memang hebat. Ia beberapa kali mendapatkan penghargaan, beberapa diantaranya adalah sebagai Best Drummer Sukabumi, Best Drummer Jawa Barat Tingkat Pelajar, Best Drummer Jabotabek, sampai yang terakhir menjadi juara dua Drummer tingkat nasional. Aries sempat menjadi additional drummer untuk band Omelet sebelum akhirnya diajak untuk ikut casting film GARASI.